h1

ETIKA BERPAKAIAN SEORANG MUSLIM DAN MUSLIMAH

Agustus 27,2009

Narasumber: KH. Sumantri Zakaria, 13 September 2008

Istilah pakaian terjemahan dari Bahasa Arab, yaitu libas atau tsiyab (pakaian lahir maupun batin). Tsiyab (pakaian lahir), kata tersebut dari tsaub (kembali pada keadaan semula).

Manfaat pakaian sebagai pelindung jasmani (aurat) dan pakaian disesuaikan dengan keadaan lingkungan, tiap daerah maupun negara mempunyai jenis pakaian sesuai dengan keadaan di tempat tersebut.

Berpakaian:

  1. Etika secara moral dan akhlak;
  2. Estetika, berpakaian secara dhohir (sesuai dengan keadaan). Berpakaian itu seni karena indah jika dipandang sehingga dalam memilih pakaian harus dilihat keadaan diri sendiri dari segi keadaan tubuh, keuangan, keselarasan, dan sebagainya. Berpakaian juga harus nyaman, boleh mengikuti mode asalkan tidak meninggalkan adab kesopanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: