h1

Semangkuk Kolak untuk Berbuka

Agustus 29,2009

KapanLagi.com – Dalam bulan puasa ini, salah satu makanan yang selalu menonjol dan dicari-cari oleh masyarakat Indonesia, selain kurma, tentunya adalah kolak. Makanan (ringan?) segar dan manis ini, tidak lebih dari sekedar beberapa buah dan umbi-umbian yang dimasak dengan santan manis. Memang sederhana, tapi rasanya sangat lezat dan menyegarkan apalagi pada saat dihidangkan untuk berbuka puasa.

Pada umumnya, kolak akan berisi salah satu (atau bahkan bersama-sama) bahan-bahan makanan seperti pisang, ubi jalar, singkong, kolang-kaling, nangka dan berbagai bahan lain. Tapi yang selalu ada, pastinya adalah kuah santan manis. Masing-masing kita pasti memiliki favorit tersendiri sebagai salah satu isi kolak. Tapi yang jelas, semangkuk kolak tidak akan dapat dengan mudah di tolak.

Sebenarnya seberapa sehat sih kolak ini untuk berbuka puasa? Dan jika memang sehat, apa sih hal yang baik bagi kesehatan? Apakah lebih baik dihidangkan hangat? Atau kolak memang lebih OK dihidangkan dingin? Coba kita baca satu persatu ya

PISANG

Buah yang berasal dari tanaman unik ini rasanya tidak dapat ditinggalkan sebagai bagian dari penghuni mangkuk kolak. Sebenarnya buah unik ini berasal dari tanaman suku rumput-rumputan ‘raksasa’. Buah yang tumbuh akan membentuk tandan, dan masing-masing-masing buah dapat dikonsumsi secara terpisah.

Pisang mungkin sangat banyak ditemui di negara kita, jadi mungkin agak diremehkan, tapi sebenarnya pisang sangat banyak manfaatnya! Pisang ternyata mengandung kalium dalam jumlah besar yang akan sangat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan berbagai efek lain yang ada, tidak hanya itu, kalium yang dikandung pisang ternyata juga membantu memperkuat tulang, bahkan membantu penyerapan zat gizi. Selain itu, pisang ternyata memiliki efek antasida yang membantu meringankan gangguan pada pencernaan dan lambung, bahkan mencegah maag.

Kandungan senyawa fruktooligosakarida dalam pisang, membantu bakteri baik dalam usus untuk berkembang biak, sehingga membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, ternyata pisang mengandung Karotenoid dalam jumlah yang tidak boleh diremehkan, Karotenoid inilah yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Selain vitamin, kandungan zat besi dalam pisang sehingga membantu memerangi anemia.

UBI JALAR

Umbi yang satu ini sudah sangat banyak dikenal di Indonesia, dan di beberapa daerah dipandang remeh karena sangat mudah tumbuh subur dan dianggap tidak terlalu memberi manfaat, ternyata, mereka yang memandang ubi jalar dengan remeh ini salah besar! Ubi jalar ini ternyata adalah sumber vitamin A, Vitamin B6 plus Vitamin C!

Vitamin A dalam ubi jalar ditemukan dalam bentuk betakaroten, bersama-sama dengan vitamin C, yang sama-sama merupakan antioksidan kuat, vitamin A dan C dalam ubi jalar akan memerangi senyawa perusak sel sehingga membuat tubuh tetap segar dan akan selalu awet muda. Kandungan seratnya yang tinggi akan membantu pencernaan, dan di saat yang sama akan membantu melawan tekanan darah tinggi.

Walaupun ubi ini manis, ternyata malah sangat membantu menstabilkan gula darah dan bahkan dikenal sangat banyak membantu mereka yang menderita sakit gula. Efek ini akan sangat membantu kita yang sedang berpuasa, karena kondisi lemas yang timbul karena gula darah yang anjlok akan dapat segera stabil setelah mengkonsumsi ubi jalar, sehingga kita tidak akan merasa lemas lagi.

SINGKONG

Umbi tongkat yang tumbuh mudah di mana-mana ini ternyata juga bernasib tidak jauh beda dengan ubi jalar, diremehkan dan dianggap hanya sebagai makanan murah tanpa gizi tinggi. Dan sekali lagi, ternyata mereka yang beranggapan seperti ini juga salah besar. Singkong ternyata juga adalah sumber kalium anti tekanan darah tinggi, sumber zat besi anti anemia, bahkan juga mengandung vitamin A dan C dalam jumlah besar!

Kandungan kalsium dalam singkong juga layak untuk diperhitungkan, jadi jangan remehkan umbi yang satu ini di dalam mangkuk kolak Anda! Kandungan vitamin B6 yang ada di dalam umbi singkong diperhitungkan sebagai zat yang akan membantu menurunkan dan melawan stress dan ketegangan! Kedua ‘penyakit’ yang pasti akan dialami kaum pekerja, apalagi mereka yang harus bekerja pada saat puasa.

KOLANG-KALING

Buah yang sebenarnya adalah biji aren ini disukai karena rasanya yang kenyal dan segar, seakan-akan sedang mengunyah permen segara tanpa rasa. Sebenarnya apa sih manfaat dari buah seukuran kelereng tanpa rasa ini?

Memang sebagian besar kandungan kolang-kaling adalah albumin atau protein, yang sayangnya susah sekali dicerna oleh tubuh, tapi jangan berkecil hati dulu dan segera ingin membuang jauh-jauh buah ini dari panci kolak Anda! Kolang-kaling terkenal memiliki serat dalam ukuran besar. Sehingga kolang-kaling tidak hanya sekedar menyenangkan untuk dikunyah, tapi kandungan seratnya akan membantu memperlancar pencernaan dan proses metabolisme makanan.

Bayangkan Anda yang sedang berpuasa, tentunya karena pola makan yang berubah, maka kolang-kaling akan sangat membantu meredakan ‘gejolak’ pencernaan dengan cara membuat proses metabolisme menjadi lebih lancar, dan proses pembuangan sampah metabolisme juga akan lebih tidak terganggu. Bagus bukan?

NANGKA

Buah raksasa dengan wangi yang tidak kalah dari durian ini juga merupakan salah satu bahan tambahan yang menyenangkan di semangkuk kolak. Tapi, apakah benar buah yang ditengarai berasal di daerah Semenanjung Malaya ini berguna bagi tubuh, apalagi yang sedang berpuasa?

Jawabannya ternyata sangat benar! Nangka ternyata memiliki banyak sekali zat gizi, antara lain Kalium yang akan melawan tekanan darah tinggi, nangka juga ternyata akan membantu mengurangi efek sakit maag, sehingga akan sangat membantu kita yang sedang berpuasa, kandungan vitamin C dan A yang tinggi juga akan membantu melawan efek penuaan, baik bagi mereka yang berpuasa maupun tidak.

Kandungan berbagai variasi Vitamin B seperti Niasin, Riboflavin, Thiamin dan Vitamin B6 akan membantu meringankan kerja saraf dan mengurangi nyeri otot akibat kerja keras. Nangka juga ternyata mengandung serat yang tinggi, jadi bersamaan dengan kolang-kaling, pisang dan singkong serta ubi jalar, akan membantu menjaga pencernaan kita tetap baik dan tenang, walaupun pada saat berpuasa.

SANTAN

Bagian yang satu ini tentunya sangat penting bagi keberadaan kolak, tanpa santan, buah dan umbi di atas tidak lebih dari sekedar buah dan umbi yang direbus bersamaan. Dari berbagai cerita, santan dikatakan ‘jahat’ pada kesehatan badan kita, tapi apakah benar demikian? Coba kita simak.

Santan yang dihasilkan dari parutan daging kelapa yang kemudian diekstrak dengan bantuan tenaga mekanis (diperas) dengan air hangat ini ternyata juga sekali lagi memiliki efek melawan maag. Selain itu, walaupun lemaknya memang adalah lemak jenuh, tapi ternyata lemak jenuh dari santan ini mudah sekali dicerna, sehingga tidak akan menyebabkan rasa kenyang berlebihan ataupun rasa tidak nyaman di perut setelah mengkonsumsi santan, dan karena mudah dicerna, maka lemak yang ada tidak akan kemudian berubah menjadi timbunan lemak atau kolesterol.

Selain itu, ternyata santan mengandung banyak sekali asam laurat, yang memiliki senyawa anti bakteri dan anti mikroba, dan senyawa ini juga banyak ditemukan dalam ASI, yang berarti, tentunya sangat sehat bagi kita. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa santan ternyata super kaya dengan berbagai vitamin dan mineral

Nah, sudah tahu kan sekarang? bahwa ternyata semua bahan yang ada dalam kolak, ternyata bermanfaat sangat besar bagi tubuh kita? Sekarang, apakah baiknya kita makan kolak dingin atau hangat? Ternyata kolak dingin memang segar, tapi kolak hangat akan lebih banyak membantu tubuh kita, mengapa? Alasannya sederhana, dengan makan kolak hangat, tubuh tidak akan dipaksa bekerja keras menaikkan suhu makanan saat ditelan, dan yang kedua, ternyata dengan kolak hangat, tubuh kita tidak dipaksa merasa kenyang, sehingga kita akan dapat terus menikmati makanan berikutnya yang lebih imbang gizinya, sehingga kesehatan tubuh tidak terlunta-lunta.

Sudah siap kolak hangat untuk berbuka? (kpl/ari)

2 komentar

  1. salam, saya Agus Suhanto, posting yang bagus🙂
    salam kenal yee


    • Salam kenal juga, terima kasih atas Comment Anda & saya tunggu comment2 yang membangun selanjutnya.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: