h1

Sering Mengonsumsi Teh Panas: Berujung pada Kanker?

Oktober 20,2009

Klikdokter – Menuju Indonesia Sehat

Oleh : dr. Salma Oktaria

Dari sekian banyak minuman yang tersedia, teh merupakan jenis minuman yang paling dicari dan digemari oleh banyak orang dari berbagi usia dan kalangan. Selain murah dan mudah didapat, teh diyakini mengandung banyak antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan. Baik saat santai maupun dalam pertemuan, banyak orang yang melewatinya dengan ditemani oleh secangkir teh panas/hangat. Namun saat ini Anda harus lebih berhati-hati, terutama bagi Anda yang sangat menggemari teh panas. Sebuah studi yang dilakukan oleh dr. Farhad Islami dkk di Propinsi Golestan, Iran menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi teh panas dengan kisaran temperatur 65-70oC (149-158oF) memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker esofagus (saluran kerongkongan) dibandingkan mereka yang mengonsumsi teh dengan temperatur kurang dari 65oC. Risiko ini masih dapat meningkat melebihi delapan kali pada mereka ang mengonsumsi teh panas dengan temperatur lebih dari 70oC (sumber: Islami, F. BMJ, March 27, 2009; “Online First” edition. Michael Thun, MD, vice president emeritus of epidemiology, American Cancer Society. Whiteman, D. BMJ, March 27, 2009; “Online First” edition). Baca selengkapnya….  Klikdokter – Menuju Indonesia Sehat Shared via AddThis

One comment

  1. wah…gitu ya???? kalo kopi hangat gmana bu dokter???

    maen-maen ke blog aku…ada info tentang jejaring sosial indonesia… lumayan buat submit link…tampilan juga lumayan lah…

    http://perawatgila.wordpress.com/2009/10/16/alfatam-com-jejaring-sosial-indonesia-buat-submit-link/



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: