h1

Myasthenia Gravis (by Dr. Achdiat Agoes, Sp.S.)

Desember 25,2009

Myasthenia Gravis populer disebut MG adalah penyakit auto imun kronik yang mengenai susunan saraf tepi dan otot dengan gejala kelemahan otot dari berbagai derajat. Arti dari MG adalah kelemahan otot yang parah. Namun dengan kemajuan terapi kelemahan otot pada MG saat ini sudah dapat diatasi atau dengan kata lain tidak parah lagi. Usia harapan hidup pasen dengan MG tidak menjadi lebih singkat karena penyakit ini.
Gejala yang unik dari penyakit ini adalah kelemahan otot yang meningkat saat akitifitas dan kembali membaik setelah istirahat. Otot-otot yang lazim terkena adalah otot mata dan kelopak mata, wajah, mengunyah, berjalan, menelan, bernafas, leher dan anggota badan.

Patofisiologi

Defek transmisi saraf adalah penyebab terjadinya MG. Terjadi hambatan di neuromuscular junction (NMJ), dimana asetilkholin yang dilepas dirusak oleh enzim asetilkholinesterase dan tidak kembali lagi. Sebenarnya juga terjadi kerusakan oleh imun system pada reseptor sehingga otot tidak bisa berkontraksi. Sistem imun yang mustinya bekerja melindungi diri sendiri ternyata salah mengidentifikasi protein dan merusak protein saraf sendiri.

Gejala

Gejala yang unik dari penyakit ini adalah kelemahan otot yang meningkat saat akitifitas dan kembali membaik setelah istirahat. Otot-otot yang lazim terkena adalah otot mata dan kelopak mata, wajah, mengunyah, berjalan, menelan, bernafas, leher dan anggota badan

Diagnosis

Diagnosis tidak sulit dengan memberikan suntikan tensilon yang dapat dengan segera memperbaiki kekuatan otot.

Peran Thymus

Adalah kelenjar thymus yang terletak di dada atas. Dibawah tulang dada sternum memainkan peran penting.pada pengembangan system imun awal. Sebagai bagian system imun timus tampak lebih besar pada bayi/anak-anak dan mengecil saat dewasa. Diganti jaringan lemak. Pada orang dewasa yang timus menetap dikatakan abnormal mengandung sel imun dan disebut hiperplasia. Dan ini sering dijumpai pada penderita MG. Hubungan pembesaran timus dan MG masih belum dimengerti.

Differensial Diagnosis

Penyakit saraf tepi lainnya. Seperti neuropatia dll.

Managemen

Saat ini MG sudah dapat diobati. Macam-macam terapi adalah pemberian neostigmine dan pyridostigmine, memperbaiki neuromuscular transmission and meningkatkan kekuatan otot. Obat Immunosuppressive dapat digunakan seperti prednisone, cyclosporine, and azathioprine. Obat ini menekan produksi otoimun abnormal dan mengembalikan kekuatan otot. Perlu pengawasan ketat saat pemberian obat golongan ini, karena banyak efek sampingnya. Pengobatan lain adalah dengan plasmapheresis dimana antibody abnormal diambil dari darah. Pemberian dosis tinggi imun globulin juga dapat dilakukan Timektomi juga dapat dilakukan pada pasen dengan pembesaran timus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: